Terdepan Dalam Memberdayakan Anak Hingga Pelosok Desa

Jadi Orang Tua Asuh bagi Anak yang Yatim Akibat Covid-19


Usap tangis mereka. Aisyah Allisa (10) baru saja sembuh dan pulang dari isolasi di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangerang Selatan (Tangsel). Tangisnya pecah, saat mengetahui Ibunya dikabarkan meninggal setelah berhari-hari berjuang melawan virus covid-19.  Sedangkan sang ayah sudah lama meninggal.

Aisyah kini hidup sebatang kara tanpa ayah dan ibu. Ia dirawat oleh negara, dalam hal ini, Dinas Sosial (Dinsos) Tangsel.


Aisyah tidak sendiri. Banyak anak-anak yang mengalami nasib yang sama, ditinggal salah satu orang tua karena  covid-19. Potensi anak-anak terlantar akibat covid-19 jumlahnya meningkat seiring dengan tingginya angka kematian orang dewasa. 

YMI menggulirkan program Orang Tua Asuh bagi anak yatim piatu dhuafa, yang ditinggal wafat ayah ibunya akibat covid-19. Melalui 3 kegiatan :

1. Santunan langsung untuk biaya pendidikan anak yatim. Sesuai kesanggupan Bapak/Ibu.

2. Santunan bulanan untuk biaya pendidikan anak yatim. Rp.150.000 per bulan per anak. Daftar melalui WA 081288150526 dan email munashoroh@gmail.com.

3. Modal usaha untuk ibu dari anak yatim tersebut.


Sejak 2010, YMI berpengalaman mengelola program Orang Tua Asuh bagi anak yatim dhuafa di pelosok desa, di Sumatera, Jawa hingga Lombok.

Yuk, relawan kebaikan dan orang baik, kita bergandeng tangan membantu anak-anak bangsa ini, menghapus air mata dan memeluk mereka, dengan menjadi orang tua asuh mereka. Agar mereka merasa masih banyak orang yang sayang pada mereka dan kelak di akhirat, anak-anak ini akan bersaksi bahwa kita tak membiarkan mereka terlantar sendiri. 

Rek Bank Mandiri No.103.0004968810 atas nama Munashoroh Indonesia.

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu. #

0 Response to "Jadi Orang Tua Asuh bagi Anak yang Yatim Akibat Covid-19"

Post a Comment