Wakaf Buku untuk Anak Asuh YMI Lampung Selatan

Data UNESCO, tingkat minat membaca masyarakat Indonesia tergolong rendah. Bahkan sangat memprihatinkan. UNESCO 2016 mencatat hanya 0,001% artinya dari 1000 orang Indonesia hanya 1 orang yang rajin membaca. Kondisi ini mengakibatkan Indonesia ada di peringkat 60 dari segi minat baca di seluruh dunia. Hanya satu tingkat diatas Bostwana, salah satu negara di Afrika yang "rasanya" baru kita dengar namanya.

YMI sebagai institusi yang mengelola 1058 anak asuh di pelosok desa di Sumatera, Jawa dan Lombok, berupaya menumbuhkan minat baca anak-anak dan remaja, agar termotivasi membaca, tergerak datang ke perpustakaan sehingga punya daya analisa yang memadai.

Di Lampung Selatan (Lamsel), program menumbuhkan minat baca anak dimulai dari Rumah Qur'an YMI di Desa Branti, Natar, Lamsel. Hari Jumat kemarin (12/6) YMI Lamsel mendapatkan wakaf buku bacaan 24 Nabi dan Rasul Teladan Utama. Buku Bacaan ini wakaf dari seorang donatur di Mesir.

Selama masa pandemi Covid-19 ini, tentu banyak waktu luang khususnya bagi anak-anak saat berada di rumah. "Insya Allah wakaf buku ini akan kita optimalkan untuk anak-anak agar minat bacanya semakin meningkat," tutur Bunda Yani.

Bagi para dermawan yang ingin wakaf Buku dan Al-Qur'an dapat menghubungi pengurus YMI baik di Pusat maupun di Cabang. #

(Baca juga : Penyaluran Dana Anak Asuh dengan Membubuhkan Cap Jempol, Agar Laporan Transparan)

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 081288150526 (WA)

0 Response to "Wakaf Buku untuk Anak Asuh YMI Lampung Selatan"

Post a comment