Mengisi Waktu Saat #DirumahSaja, Ini Kerajinan Tangan Anak Asuh YMI Kuningan


Bros tuspin (tusuk pin) ini dikerjakan anak asuh YMI Kuningan, Eti Cahyati saat sekolahnya diliburkan, alias belajar dirumah. Punya banyak waktu luang dirumah, siswi SMA di Kuningan (Jawa Barat) ini mengisi waktunya untuk kegiatan bermanfaat.

Kebijakan belajar di rumah yang dikeluarkan Kepala Daerah memang membuat banyak anak jadi kesulitan. Kalau anak di kota memang bisa mengikuti kebijakan tersebut, karena akses internet mudah, jaringan memadai dan punya uang untuk beli kuota.

Tapi di desa tak bisa disamakan. Untuk mencari sinyal tetap harus keluar rumah. Bahkan boleh jadi turun gunung dulu, mengitari persawahan, yang lokasi sangat jauh dari rumah.

Ini juga yang dialami Eti bersama anak-anak asuh YMI Kuningan lainnya. Agar tetap bisa berkreatifitas, Eti membuat kerajinan tangan di rumah, dalam bentuk bros tuspin untuk dijual.

YMI Kuningan yang sudah membina anak-anak desa di Dusun Cicabe dan Desa Marga Mukti (keduanya di kecamatan Cimahi, Kuningan, Jawa Barat), kini mengelola hasil-hasil karya anak-anak asuh YMI ini.

Hasil karya bros tuspin ini akan dijual, bila ada yang minat dapat menghubungi pengurus YMI Kuningan, Bunda Yuyun Artika, No.HP. 0857.245.33373.

Selain bros tuspin ini, ada seni kaligrafi Islam yang dibuat oleh Deden, yang juga anak asuh YMI Kuningan di Desa Marga Mukti.


"Tak boleh mati gaya, di masa pandemi harus tetap berkontribusi dan kreatif, ini pesan Abi (Ketua Umum YMI) untuk kita anak-anak asuh YMI di Jawa, Sumatera dan Lombok," tutur Eti. #

Bersama YMI
Tetap Berkiprah di Masa Wabah
CP. 081288150526

0 Response to "Mengisi Waktu Saat #DirumahSaja, Ini Kerajinan Tangan Anak Asuh YMI Kuningan"

Post a comment