Kemenangan Hari ini adalah Berkah dari Ketaatan, Khutbah Jumat Pertama Paska Relaksasi PSBB

Khutbah Jumat Pertama oleh Ketua Umum YMI, Paska Relaksasi PSBB DKI Jakarta

Para Jamaah yang dimuliakan Allah
Hari ini kita menikmati fase pertama kemenangan kita di masa pandemi. Sebagai berkah dari ketaatan kita kepada ulil amri (pemimpin dan para ulama). Kita memenangkan rasa sabar atas egoisme beribadah di Masjid. Kita juga memenangkan sikap taat diatas dorongan syahwat merasa dirinya paling berhak dan tahu.

Kerinduan kita kepada masjid terbayar lunas hari ini. Orang yang rindu akan sesuatu, ketika ia menemukan "sesuatu" yang dirindukan itu, pasti bahagianya bukan kepalang. Itu yang kita rasakan hari ini. Tak bisa dirasakan oleh mereka yang tak memendam rindu itu.

Ibarat seorang suami yang rindu karena berbulan-bulan tak bertemu istrinya. Saat mereka bertemu, rasa rindu pun berkecamuk dalam satu cinta. 

Kita saksikan hari ini, Masjid Abu Bakar yang 2 lantai ini terisi, bahkan luber hingga pekarangan parkir.

Ini berkah dari ketaatan kita kepada pemimpin dan para ulama. Sebagai bagian dari kewajiban kita. "Wahai orang yang beriman, taatilah Allah, taatilah Rasul-Nya dan ulil amri diantara kamu." (An-Nisa : 59).

Kita diperintahkan shalat, diperintahkan puasa, diperintahkan zakat dan sedekah. Dan kita juga diperintahkan untuk taat kepada ulil amri. Setiap perintah Allah itu pasti berbuah kebaikan. Ada pahala yang mengalir saat mengerjakannya.

Selama 2,5 bulan kita mentaati ulama, selama itu pula pahala kebaikan mengalir atas diri kita. Saat sedang bekerja dan beribadah di rumah dalam rangka ketaatan, ada pahala ibadah dan pahala ketaatan.

Saat sedang makan dirumah dalam rangka ketaatan #dirumahsaja, ada keberkahan makanan sekaligus pahala atas ketaatan. Juga pada saat tidur, sedang bercengkrama bersama keluarga, pahala ketaatan itu akan terus mengalir, Insya Allah.

Hari ini ujian ketaatan itu memasuki fase berikutnya. Kita perlu terus siapkan diri. Tidak sembarang orang akan diuji Allah. Dalam Surat Al-Ankabut ayat 2, justru orang beriman yang diuji oleh Allah SWT. "Apakah manusia itu dibiarkan (saja) mengatakan "Kami telah beriman" sedang mereka tidak diuji lagi?" (Al-Ankabut : 2).

Itulah mengapa orang yang diuji itu adalah orang yang sering ke Masjid, orang yang rajin shalat, sedekah, shaum, qiyamullail. Mereka yang akan mendapatkan ujian.

Tapi kalau dia shalat jarang, diajak ibadah susah, lalu pas ada musibah pandemi ini dia bilang bahwa ini ujian... Lah, siapa yang mau nguji dia atuh... Ibaratnya, dia sekolah kagak, terus mau ikut ulangan, Ujian Akhir Semester. Yah.. Nggak akan naik kelas dah.

Semoga kita diberikan keselamatan melewati ujian Allah ini, dan semakin taqwa saat wabah pandemi ini benar-benar berakhir.

Barokallahu lii Walakum

Adhi Azfar
Ketua Umum YMI

0 Response to "Kemenangan Hari ini adalah Berkah dari Ketaatan, Khutbah Jumat Pertama Paska Relaksasi PSBB"

Post a comment