Ditinggal Wafat Kedua Orang Tua, Anita Tetap Lanjut Sekolah Sambil Jualan Sayur di Lampung

Kegigihan anak-anak asuh YMI untuk lanjut sekolah tak pernah luntur. Meski tak lagi mendapat kasih sayang ayah ibunya yang telah wafat, Anita tetap melanjutkan sekolah, sambil jualan sayur mendampingi kakeknya di pasar.

Tinggal di desa Branti, Kecamatan Natar, Lampung Selatan (Lamsel), Anita hidup bersama adiknya yang masih balita. "Alhamdulillah ada nenek dan kakek yang sehari-hari mendukung Anita agar terus lanjut sekolah," tutur pengurus YMI Lamsel Bunda Yani.

Duduk di bangku SD, Anita sangat rajin sekolah. Saat ada Pembatasan Sosial akibat wabah Corona, Anita belajar dari rumah dan tetap mengerjakan tugas-tugas sekolahnya.

Dampak Corona memang begitu terasa baginya. Sejak ayah dan ibunya wafat, Anita menemani kakek jualan sayur di pasar. Kini dagangannya agak seret akibat mewabahnya COVID-19. Daya beli masyarakat turun drastis.

Perjuangan sang kakek pun sangat gigih. Tak kenal terik matahari ataupun hujan, sang kakek tetap keliling jualan sayur meski basah kuyup.

Saat ditanya "Apa cita-cita Anita kelak?" Anita ingin jadi sarjana. Mengikuti jejak kakak-kakaknya santri YMI Lamsel yang kuliah di Jakarta.


Semoga tercapai cita-citamu nak... Teruslah semangat, tetap bersungguh-sungguh. "Dan mereka yang bersungguh-sungguh, Allah akan tunjukan jalan keluarnya." (QS. Al-Ankabut : 69)

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 081288150526 (WA)

0 Response to "Ditinggal Wafat Kedua Orang Tua, Anita Tetap Lanjut Sekolah Sambil Jualan Sayur di Lampung"

Post a comment