Antisipasi COVID-19 Masuk Lombok, YMI Lombok Utara Gelar Penyuluhan untuk Santri dan Anak Asuh

Terhitung sejak kemarin (Kamis, 26/3), kasus positif COVID-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB) sejumlah 2 orang. Keduanya berasal dari Lombok Timur (Data yang diumumkan Pemprov NTB di kompas.com).

COVID-19 sudah masuk Lombok sejak hari Selasa (24/3), ketika Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengumumkan kasus positif Corona pertama di Lombok, 3 hari lalu. Menyikapi kondisi ini, YMI Lombok Utara mulai mengkarantina santri dan anak asuhnya.

Ketua YMI Lombok Utara, Ustadz Abdullah menggelar penyuluhan tentang COVID-19 untuk para santri dan anak asuh YMI. Penyuluhan diadakan di Ponpes As-Saidiyah, Dusun Penjalin, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara.

Disampaikan tentang bahaya dan resiko COVID-19, bagaimana cara menghadapinya, sikap kita, tata cara ibadah disaat wabah, hingga bagaimana mencuci tangan, hidup bersih, menjaga daya tahan tubuh hingga mentaati kebijakan pemerintah untuk tetap di rumah.

Ustadz Abdullah berharap anak asuh dan para santri memahami situasi ini, tidak panik tapi juga tidak meremehkan. "Insya Allah kita terus ikhtiar dan berharap kepada Allah agar kita semua keluar dari wabah pandemi ini dengan selamat dan semakin taqwa," harapnya. #

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 0812.881.50526 (WA)

0 Response to "Antisipasi COVID-19 Masuk Lombok, YMI Lombok Utara Gelar Penyuluhan untuk Santri dan Anak Asuh"

Post a Comment