Bancakan Bareng Anak-anak YMI Kuningan, Ayo Tasyakuran

Ini cara YMI Kuningan Tasyakuran. Khas Sunda. Asli. Namanya Bancakan.

Ada juga yang bilang Liwetan, yaitu makan nasi liwet bersama diatas daun pisang, sambil duduk memanjang. Bisa lesehan atau duduk diatas meja. Kalau di Bali namanya Megibung.

Tradisi ini sudah ada sejak lama ada. Dulu hanya ada di pesantren-pesantren Islam di Jawa. Kini tradisi liwetan sudah digemari kaum urban. Di kota-kota besar, para Ustadz, Profesional, Karyawan, Manajer juga melestarikan tradisi ini. Makan bersama. Menunjukan kekompakan. Kebersamaan.


YMI Kuningan baru saja selesai mengikuti Leadership Camp YMI Desember 2019 lalu. Anak-anak asuh YMI liburan sekolah, sambil menimba ilmu lewat berbagai Training dan Pembekalan dari YMI Pusat di Leadership Camp. Juga ada Lomba-lomba yang mengasah jiwa petarung agar semangat untuk jadi lebih baik.

Leadership Camp berlangsung sukses. Anak-anak asuh pun senang bahagia. Sebagai wujud syukur, YMI Kuningan menggelar Tasyakuran bersama anak-anak dan pengurus YMI di Desa Marga Mukti, Cimahi, Kuningan, Jawa Barat. 

Jadilah Bancakan dipilih sebagai wujud syukur itu. Berterima kasih atas segala karunia Allah, agar Allah menambah lagi nikmat-Nya untuk kita.

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu. Dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, niscaya adzab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim : 7).

Rasulullah SAW bersabda,

لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ

"Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah, bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih kepada manusia." (HR. Abu Daud no.4811 dan Tirmidzi no.1954).#


0 Response to "Bancakan Bareng Anak-anak YMI Kuningan, Ayo Tasyakuran"

Post a comment