Demi Kebutuhan Sekolah, Anak YMI Siti Nur Menjahit Dengan Upah Rp.850,-

Pulang sekolah adalah saat menyenangkan bagi anak-anak. Karena saat pulang sekolah, berarti waktu bermain, melepas penat dan bersenda gurau telah tiba. Tapi ini tidak berlaku bagi Siti Nur Amanah, anak asuh YMI Boyolali di Dusun Krajan, Desa Karangmojo, Klego, Boyolali, Jawa Tengah.

Sepulang sekolah, Siti harus langsung bergegas menuju rumah Ustadz Ngizan, pengurus YMI Boyolali. Disana Siti menjahit baju untuk membiayai kebutuhan sekolahnya.

Siswi kelas X SMKN 1 Klego ini tidak mengandalkan uang dari orang tuanya. Hidup mandiri sejak SMA telah menjadi tekadnya. 

Keinginan Siti untuk berjuang demi kebutuhan sekolahnya ini berawal dari adanya mesin jahit di rumah Ustadz Ngizan yang jarang dipakai. "Kami rapihkan mesin jahit itu, lalu kami carikan order jahitan daster dari konveksi disekitar desa," tutur Ngizan.

Siti, siswi jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik ini pun gigih menekuni aktifitas ini. Pulang sekolah, lalu menjahit baju, dan menjelang maghrib bergegas ke Madrasah Diniyah (Madin). Selepas shalat maghrib Siti mengaji di Madin Al-Hikmah Krajan yang dikelola Ustadz Ngizan dan YMI Boyolali. 

Setelah Shalat Isya, Siti kembali ke tempat menjahit. "Biasanya hingga jam 22.00 malam, Siti baru pulang ke rumahnya di Kampung Canggal," ujar Ngizan menceritakan.

Ini dilakukan Siti hampir setiap malam.

"Karena sudah sangat malam, pulangnya kami pinjami motor. Jarak dari tempat menjahit ke rumahnya sekitar 1/2 km dan melewati area persawahan," tambah Ngizan.

Besok paginya saat berangkat sekolah Siti mampir untuk mengembalikan motor.

Berapa upah Siti menjahit? Ustadz Ngizan menjelaskan bahwa Siti dapat upah Rp.850 per daster. Dalam sehari semalam sepulang sekolah Siti dapat menjahit 6-8 potong baju daster. Jadi sehari semalam Siti dapat sekitar Rp.5.500.

Siti sangat senang menjalani aktifitas menjahit yang telah berjalan satu bulan ini. Dengan upayanya ini, Siti berharap bisa membeli perlengkapan sekolah yang dibutuhkan. 

Semoga tercapai cita-citanya Siti. Tetap semangat. #

Ayo Bantu Siti. Donasi Mesin Jahit Rp.1,500,000. Rekening Bank Mandiri No.103.00.04968810 atas nama Munashoroh Indonesia.

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 0812.881.50.526 (WA)



0 Response to "Demi Kebutuhan Sekolah, Anak YMI Siti Nur Menjahit Dengan Upah Rp.850,-"

Post a Comment