Yahudi Itu Masuk Islam, Berkah dari Adilnya Hukum Syariah

Oleh Muh Bayu Adi Pratama (Gen Muda YMI)

Ketika Umar bin Khattab menjabat sebagai Khalifah, Amr bin Ash adalah Gubernur Mesir ketika itu, dan Mesir merupakan salah satu negara yang mayoritas penduduknya beragama kristen.

Suatu ketika Amr bin Ash hendak membangun masjid, namun yang ada hanya rumahnya orang Yahudi.

Amr bin Ash membawa uang berniat membeli rumah tersebut.

Beliau berkata, "Hai Yahudi, saya ingin membeli rumahmu untuk dijadikan masjid."

Kata Yahudi, "Ini satu-satunya peninggalan orang tuaku, tidak akan aku berikan berapapun yang ingin kau bayar."

Kemudian Amr bin Ash marah dan berkata, "Bongkar rumahnya dan bangun masjid."

Kemudian Yahudi tersebut pergi ke Madinah dan mengadu kepada Umar bin Khattab.

Berkata Umar bin Khattab, "Ada apa?"
"Wahai Khalifah Umar bin Khattab, aku rakyatmu, aku adalah seorang Yahudi, namun Gubernur Amr bin Ash telah merobohkan rumahku untuk dibangun masjid."

Sayyidina Umar bin Khattab pun marah. Beliau mengambil tulang onta dan pedang, kemudian membuat seperti huruf alief dan harokat kasroh di bawahnya

Kemudian beliau berkata kepada Yahudi tersebut, "Berilah tulang ini kepada Amr bin Ash."

Ketika sampai di hadapan Amr bin Ash, Yahudi tersebut berkata, "Wahai Amr bin Ash, ini ada titipan dari Khalifah Umar bin Khattab."

Ketika dilihat oleh Amr bin Ash, dengan spontan beliau terkejut.

Kemudian Yahudi berkata, "Wahai Amr bin Ash, aku tidak pernah melihatmu sampai setakut ini sebelumnya, ada apa?"

Amr bin Ash menjawab, "Mungkin ini teguran dari beliau bahwa tulang ini bermakna aku nantinya bakal mati, maka aku tidak boleh sombong dengan pangkat dan jabatan yang aku miliki saat ini."

"Kemudian maksud dari garis yang seperti huruf kasroh ini apa?" tanya si Yahudi.

Amr bin Ash berkata, "Maksudnya aku harus menerapkan hukum seadil-adilnya, tajam di atas dan tajam di bawah. Tidak boleh hukum hanya tajam kepada yang kristen dan tumpul kepada yang muslim dan sebaliknya hukum tidak boleh hanya tajam kepada yang muslim dan tumpul kepada yang kristen."

"Maksud garis melintang ini adalah kalau aku tidak adil maka Khalifah Umar bin Khattab tidak segan-segan untuk menggorok leherku," lanjut Amr bin Ash.

Akhirnya Amr bin Ash memutuskan untuk membongkar bangunan masjidnya yang baru terbangun pondasinya saja.

Lihatlah begitu adilnya syariat islam, Rahmat bagi semesta.

Yahudi itu kemudian berkata, "Tidak perlu kau bongkar pondasi itu, saksikanlah bahwa hari ini aku akan mengikuti agama yang engkau anut, aku akan masuk Islam."

Kemudian Yahudi tersebut mengucapkan syahadat.#

Bersama Gen Muda YMI
Memahat Peradaban dengan Menulis

0 Response to "Yahudi Itu Masuk Islam, Berkah dari Adilnya Hukum Syariah"

Post a Comment