Dagingku Rontok di Jalan

Oleh Hamidah Nur Azizah  (Gen Muda YMI)

Mahasiswa merupakan calon cendekiawan muda di bidang tertentu yang diharapkan ke depannya bisa menjadi manusia yang bermanfaat untuk dirinya sendiri, agamanya, keluarganya, teman-temannya, lingkungannya dan ummat di seluruh alam.

“Kenapa badannya kurus? Jarang makan ya?”

“Kenapa badannya kurus? Banyak tugas ya? Stres?”

Itulah di antara celotehan beberapa saudara saat mahasiswa sedang liburan pulang kampung ke kampung halaman. Bahkan seorang ibu dengan semangatnya menyajikan makanan spesial untuk anaknya.

“Makan yang banyak ya, supaya agak gemukan dikit.”

“Besok kalau sudah kembali ke kampus, jangan telat makannya, apalagi lupa makan.”

Padahal sesungguhnya seorang mahasiswa yang mengerjakan banyak tugas kuliah dan pusing karena ikut organisasi yang banyak masalahnya serta acara-acara yang beruntut, justru makannya banyak. 

Hanya saja setelah makan, sari pati makanannya langsung terserap oleh otak untuk berfikir. Kemudian lemak yang ada di daging hilang seakan berjatuhan di jalanan karena sering bergerak, jalan ke sana ke mari. 

Mungkin ada beberapa mahasiswa lain yang tak sejalan dengan pemikiran tersebut. Bisa jadi memang takdirnya asli keturunan gemuk atau asli keturunan kurus. Banyak makan ataupun jarang makan, tak akan berpengaruh sedikitpun.

Oleh karena itu, nikmatilah masa-masa menjadi mahasiswa. Lalui prosesnya dengan sebaik mungkin. 

Jangan terlalu menghiraukan perkara yang kurang penting seperti gemuk dan kurusnya badan, tapi berusaha dan berdoalah selalu agar ilmunya bermanfaat. Menjadi mahasiswa yang bertaqwa, cerdas dan ahli di bidangnya merupakan bagian dari generasi emas di masanya.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran :

... وَٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ دَرَجَٰتٖۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ 

“... (dan) Dia meninggikan pula (orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat) di surga nanti. (Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan).” (QS. Al-Mujadalah: 11).

(Baca juga : Anak Asuh YMI Boyolali Bershalawat)

Gen Muda YMI
Memahat Peradaban dengan Menulis
Semoga bermanfaat.

0 Response to "Dagingku Rontok di Jalan"

Post a comment