Beda Tergesa-gesa dengan Bersegera

Di pertemuan bulanan Gen Muda YMI (Yayasan Munashoroh Indonesia), abi Adhi Azfar menjelaskan perbedaan tergesa-gesa dan bersegera. Kelihatannya 2 kata tersebut sama, tapi sebenarnya punya makna yang jauh berbeda. 

Kata tergesa-gesa ada dalam Al-Qur'an Surat Al-Qiyamah ayat 16. "Laa Tuharrik Bihi Lisaanaka Lita'jalabih." Dalam ayat ini, Allah melarang Isti'jal, yaitu tergesa-gesa. 

Kita diminta Allah untuk bersegera dalam kebaikan tapi bukan tergesa-gesa. Karena biasanya yang tergesa-gesa, hasilnya akan bermasalah. Ujung dari tegesa-gesa adalah kemaksiatan. 

Misalnya anak-anak muda sekarang banyak yang ingin cepat kaya. Tergesa-gesa ingin segera punya banyak uang. Akhirnya, berbagai cara dia lakukan, sampai pekerjaan-pekerjaan yang dilarang oleh Allah SWT. Mencuri, hingga menipu orang lain, supaya cepat dapat uang. Padahal, dia mencuri ataupun tidak mencuri, rezekinya telah digariskan sebagai takdir Allah SWT.

Tergesa-gesa beda dengan bersegera. Kalau tergesa-gesa dilarang Allah SWT, tapi "bersegera" adalah perintah Allah. "Wa saari'u ilaa maghfirotin min rabbikum wa jannah...." (QS. Ali Imron : 133). "Dan bersegeralah kamu menuju ampunan Allah dan surga-Nya."

Saat hendak menguburkan jenazah, yang dianjurkan adalah bersegera. Melewati proses tahap demi tahap dengan menyegerakan agar jenazah dimakamkan. Bukan tergesa-gesa, sehingga mobil ambulance pembawa jenazah sradak-sruduk sana-sini ingin cepat-cepat menyelesaikan proses pemakaman. 

Mau sukses? Abi berpesan, jalani proses dengan baik. Nikmati proses tahap demi tahap, jatuh bangunnya kehidupan agar kita tidak menjadi orang yang hanya kaya secara materi, tapi juga kaya akan pengalaman hidup. Yang akan membuat kita survive (kuat) menghadapi kerasnya hidup.#

Notulensi oleh Ummi


0 Response to "Beda Tergesa-gesa dengan Bersegera"

Post a Comment