Sujudlah Sebelum Nikmat Bersujud Dicabut

Bersujud. Ini nikmat yang tidak dapat dirasakan oleh orang-orang yang tidak beriman. Kenikmatan bersujud kepada Allah SWT khususnya dalam shalat-shalat malam yang panjang, hanya bisa dinikmati mereka yang memahami Islam dan punya aqidah yang lurus.

Ibnu Taimiyah mengungkapkan bahwa kenikmatan bersujud kepada Allah diwaktu shalat Qiyamullail, lebih dinikmati dibandingkan dunia dan seisinya. Maka kenikmatan sujud itu lebih baik dibandingkan harta yang berlimpah, rumah yang mewah atau kendaraan-kendaraan yang mahal sekalipun. Bagi mereka yang bisa menikmatinya.

Itulah mengapa saat Allah memerintahkan makhluk-makhluk-Nya untuk sujud, para Malaikat pun langsung bersujud, sedangkan Iblis melawan.

"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis." (QS. Al-Kahfi : 50)

Di titik inilah, YMI Empat Lawang membiasakan anak-anak asuhnya untuk senantiasa bersujud kepada Allah, mengingat Allah dalam dzikir yang panjang, shalat tepat waktu dan sesuai sunnah Rasulullah SAW.

"Tata cara shalat menjadi bagian penting dalam kurikulum pembinaan kami di Rumah Qur'an YMI Empat Lawang, agar anak-anak asuh paham dan menikmati ibadah sebagai kebutuhan, bukan sekedar kewajiban," tutur Ketua YMI Empat Lawang Eli Susiyenti.

Rumah Qur'an YMI Empat Lawang ini berlokasi di Desa Batu Bidung, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Ada 54 anak asuh yang belajar Islam disini. Mereka diberdayakan lewat Program Orang Tua Asuh bagi Anak Yatim Desa.

YMI Empat Lawang terus membuka kesempatan bagi para dermawan yang ingin berkontribusi. Zakat, Infaq dan Wakaf, Insya Allah akan disalurkan untuk memberdayakan anak-anak desa Batu Bidung. "Kami menargetkan lahir sarjana-sarjana Qur'ani dari desa Batu Bidung ini, yang meneruskan dakwah Islam di tanah air bersama YMI," harap Susi. #

(Baca juga : Kasih Ibu Tiada Bertepi, Kasih Ayah Sepanjang Massa)

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 0812.881.50.526 (WA)

0 Response to "Sujudlah Sebelum Nikmat Bersujud Dicabut"

Post a Comment