Di Kota Wali, Ini Suasana Terkini Anak Asuh Belajar di Rumah Qur'an YMI Cirebon

Selain disebut kota Udang, Cirebon juga dikenal sebagai kota wali. Di masa lalu, Cirebon berperan penting dalam penyebaran ajaran Islam. Sejumlah tokoh penting lahir mewarnai sejarah Cirebon. Sebutlah Sunan Gunung Jati, atau Syeikh Syarif Hidayatullah.

Itulah mengapa pondok pesantren menjamur di Cirebon. Salah satunya pesantren Gunung Jati di Pasambangan, tempat belajarnya Pangeran Cakrabuana (putera Prabu Siliwangi) dan adiknya Rara Santang.

Sejumlah Masjid di Cirebon menjadi saksi sejarah peninggalan peradaban Islam. Ada Masjid Merah Panjunan yang lebih bernuansa Tionghoa, dan Masjid Sang Cipta Rasa yang bersebelahan dengan Keraton Kasepuhan.

Itulah mengapa YMI menjadikan Cirebon sebagai salah satu cabang. Disinilah tugas YMI meneruskan perjuangan para  juru dakwah pendahulu yang telah mematok dasar-dasar pondasi peradaban Islam di Cirebon. Sejak tahun 2011, telah berdiri Rumah Qur'an YMI Cirebon di Kampung Majasem. Tempat belajar Al-Qur'an bagi anak yatim dhuafa ini telah lengkap dengan Program Anak Asuh sebagai program unggulan untuk membina anak-anak.

Suasana belajar Al-Qur'an di Rumah Qur'an YMI sangat nyaman. Lokasinya juga mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan besar. Ada 110 anak yang menikmati program-program YMI di Cirebon.

"Kami terus membuka peluang partisipasi bagi para dermawan khususnya masyarakat Cirebon untuk mendukung program-program pemberdayaan anak yatim dhuafa," ujar pengurus YMI Cirebon Iffah. #

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 0812.881.50.526 (WA)

0 Response to "Di Kota Wali, Ini Suasana Terkini Anak Asuh Belajar di Rumah Qur'an YMI Cirebon"

Post a Comment