Sekolahnya Gratis, Ujiannya Numpang, Tapi Murid MTs Munashoroh Raih Nilai UN Tertinggi

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Munashoroh. Berlokasi jauh di pelosok Banten. Tepatnya di Desa Kadupandak, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang. Di tahun-tahun pertama didirikan, tak banyak anak desa yang mau sekolah disini. Setahun hanya sekitar 15-25 anak yang mendaftar.

Ketika naik kelas 8, jumlah murid pun menurun. Rata-rata diajak orang tuanya bersawah, atau berdagang dikota. Banyak juga yang ikut-ikutan tak sekolah karena teman-temannya sebaya juga putus sekolah.

MTs Munashoroh gratis SPP bulanan, tak ada biaya pendaftaran, bahkan dapat seragam, baju olahraga dan batik yang semuanya gratis, lewat program Orang Tua Asuh. Meski gratis, tetap saja sulit mengajak anak-anak desa yang sudah terlampau lama putus sekolah dan menikmati kebebasannya dari rutinitas sekolah.

Tak patah arang, anak-anak murid MTs yang tersisa digenjot oleh para Guru MTs. YMI Pandeglang sebagai pendiri MTs ini mengoptimalkan program-program yang tersedia. Tahun ketiga, saat anak-anak sudah menginjak kelas 9, persoalan muncul. Untuk ikut Ujian Nasional (UN) harus "numpang" ke sekolah lain.

Maka murid-murid MTs pun diboyong ikut UN naik angkot menyusuri desa agar tiba di sekolah untuk numpang Ujian. Di sekolah tersebut sudah tersedia fasilitas yang cukup memadai. Komputer, ruangan, dan berbagai fasilitas pendidikan lainnya.

Hasilnya, anak-anak murid MTs Munashoroh lulus semua. 100%. Nilainya bahkan termasuk yang tertinggi dibanding sekolah-sekolah lainnya di Kecamatan Picung.

"Alhamdulillah, Hadza Min Fadhli Rabbi (ini semua karunia Allah SWT) bagi mereka yang bersungguh-sungguh untuk membina anak-anak desa," ujar Kepala MTs Ridwansyah.

Hari sabtu lalu (15/6) adalah momen kebahagiaan bagi Keluarga Besar MTs Munashoroh dan YMI Pandeglang. Perayaan kenaikan kelas dan Wisuda Angkatan I. Anak-anak Pandeglang telah menuai hasilnya.

Momen ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum YMI Adhi Azfar, Kepala Desa dan sejumlah Tokoh.

Tak perlu risau dengan berapa tahun lamanya kalian putus sekolah nak. Saat kalian jatuh, bangun lagi. Bila jatuh lagi, bangkit lagi.

Medali ini adalah tanda bahwa kini kalian adalah keluarga besar YMI, bergabung bersama 1018 anak YMI di pelosok Sumatera, Jawa hingga Lombok yang tengah berjuang jadi Sarjana.

Lanjutkan nak.... Kejar cita-citamu...

(Baca juga : Bukber BAZNAS dengan Anak Asuh YMI Pandeglang)

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 0812.881.50.526 (WA)

0 Response to "Sekolahnya Gratis, Ujiannya Numpang, Tapi Murid MTs Munashoroh Raih Nilai UN Tertinggi"

Post a Comment