Yang Dianggap Hina di Mata Manusia, Ternyata Mulia di Hadapan Allah

Lihatlah pengemis ini. Apa yang sedang dilakukannya. Apa yang sedang dibacanya. Perhatikan lagi gambarnya lebih teliti. Zoom bila perlu.

Benar... Pengemis itu sedang Tilawah Al-Qur'an. Mushafnya dimasukan kedalam plastik hitam. Tak ada yang memperhatikan. 

Orang miskin, apalagi pengemis dijalanan. Tak punya rumah. Pakaiannya compang camping. Kumel. Badannya kotor, hitam. Bau badannya tak sedap. Tentu orang seperti ini akan hina dalam pandangan manusia kebanyakan.

Tapi apakah ia hina dalam pandangan Allah? Belum tentu. Banyak diantaranya yang bahkan jauh lebih mulia di mata Allah. Ingat kisah Uwais Al-Qorni. Atau Julaibib. 

Keduanya adalah orang yang sangat miskin. Wajah buruk rupa, kulit pecah-pecah hitam legam. Bahkan dikisahkan ketika Uwais melamar wanita, tak ada wanita yang mau menerima. Saat ia tidak ada, tak dicari. Saat ia ada, tak dianggap keberadaannya. Tapi bila Uwais bersumpah, pasti Allah akan kabulkan doa dan sumpahnya. Ini diungkapkan Rasulullah SAW sehingga beliau SAW memerintahkan Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib untuk mencari Uwais.

Bagaimana dengan Julaibib? Wajah buruk rupa ini pun tak dianggap dikalangan bangsa Arab. Tapi saat ia wafat, 40 bidadari berebut memegang jasadnya. Bahkan diceritakan saking memperebutkan Julaibib, salah satu bidadari itu pakaian nya tersingkap hingga terlihat betisnya.

Jangan memandang orang karena jabatannya. Jangan meremehkan orang karena miskin hartanya. 

Demikian juga dengan kita. Ketika mendapatkan harta berlimpah, jangan merasa jumawa. Dan saat ditunda rezekinya oleh Allah, jangan merasa terhina. 

Ketika dunia belum berpihak kepadamu, tetaplah berbaik sangka kepada Allah SWT, bahwa Allah ingin hisab yang mudah untukmu. #

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 0812.881.50.526 (WA)

0 Response to "Yang Dianggap Hina di Mata Manusia, Ternyata Mulia di Hadapan Allah"

Post a Comment