Tak Sekedar Melahirkan Orang Sholeh, Program Orang Tua Asuh Mencetak Generasi Mushlih

Apa bedanya orang sholeh dengan orang mushlih? Orang sholeh adalah orang baik yang melakukan kebaikan untuk dirinya. Sedangkan orang mushlih adalah penyeru kebaikan, yang mengerjakan kebaikan untuk dirinya sendiri dan orang lain.

Sejak tahun 2011, YMI telah meluncurkan program Anak Asuh hingga pelosok desa. 8 tahun program ini berjalan, ada 1018 anak asuh dan santri YMI yang tersebar di pelosok Sumatera, Jawa hingga Lombok.

Kini sebagian anak-anak asuh tersebut telah dewasa, melanjutkan kuliah dan sedang berproses menuju hidup mandiri.

Di Lampung Timur, program orang Tua asuh bagi anak-anak desa ini telah menemui titik terangnya. Anak-anak asuh yang sudah besar kini telah berkiprah membina adik-adiknya. Mereka kuliah di Jakarta dan Depok, saat liburan semester kembali ke kampung dan memberdayakan kampungnya.

Salah satunya contohnya adalah Maryana, Santri YMI Lampung Timur dari Desa Negeri Agung, Kecamatan Gunung Pelindung. Saat libur kuliah, Maryana mengajarkan adik-adiknya mengaji, belajar Al-Qur'an, melatih keterampilan adik-adik di desanya. 

Di YMI Bekasi, Susi dan Vika adalah anak asuh yang sudah besar. Mereka berdua yang sekarang mengelola Pusat Pelatihan Komputer YMI Bekasi. Ini sebagai langkah awal mereka untuk memberi manfaat yang lebih luas lagi.

Program Orang Tua Asuh tak sekedar kasih makan dan uang untuk anak-anak. Tapi membina mereka agar menjadi generasi penerus dakwah. Bukan sekedar mencetak orang sholeh, tapi melahirkan generasi yang mushlih. Anak-anak asuh didorong untuk berkiprah, punya inisiatif untuk berdakwah lewat berbagai cara sesuai kemampuannya.

Santri-santri YMI yang kuliah di Jakarta kini berkiprah di Lembaga-lembaga Dakwah Kampus, bahkan diantaranya menjadi Ketua LDK / Rohis. Siap meneruskan kebaikan di desanya masing-masing.

Mengapa harus menjadi orang mushlih (penyeru kebaikan)? 

Allah SWT berfirman, 

وَمَا كَانَ رَبُّكَ  لِيُهْلِكَ الْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ

"Dan tidaklah Tuhanmu membinasakan satu Negeri dengan Zhalim padahal penduduknya ada penyeru kebaikan." (QS.Hud : 111)

Perhatikan ayat tersebut. Allah SWT menggunakan kata "Mushlih" bukan "Sholeh." Yang bisa menahan datangnya azab Allah adalah Orang Mushlih. Itulah menyapa Ulama mengatakan, "Satu penyeru kebaikan lebih dicintai Allah SWT daripada ribuan orang baik."

(Baca juga : Senyum Anak Yatim, Berkah Program Orang Tua Asuh)

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 0812.881.50.526 (WA)





0 Response to "Tak Sekedar Melahirkan Orang Sholeh, Program Orang Tua Asuh Mencetak Generasi Mushlih"

Post a Comment