Jangan Lupakan "Yang Pertama" Demi "Yang Kedua"

Oleh: Samsul Ma'arif (Gen Muda YMI)

Salam dari saya untuk para pembaca artikel ini. Tulisan yang saya ambil dari cerita pengalaman pribadi saya. Sama sekali bukan rekayasa.

Sebelum membahas lebih jauh pasti bingung ya, apa maksud dari judul pada artikel itu. Nah... Ini saya jelaskan dulu nih....

Maksud dari "Yang Pertama" adalah Prioritas Pertama atau Cita-cita yang dikejar selama ini. Misalnya mau kuliah sampai jadi sarjana, mau lebih membahagiakan orang tua dengan prestasi yang membanggakan, dan lain sebagainya. Nah, untuk meraih "Yang Pertama" ini, akan menghadapi lika-liku perjalanan yang terjal dan sulit. Dan.... "Yang Pertama" ini seringkali tidak akan terulang dua kali.

Sedangkan "Yang Kedua" adalah aktifitas yang seringkali harus di jalani sebelum datangnya "Yang Pertama."

Yuk disimak...

Pengalaman saya ketika lulus SMA saya bingung mau pergi kemana karena saya tidak mendapatkan kesempatan pertama (kuliah). Akhirnya saya bekerja di salah satu Perusahaan Kontruksi Baja. 

Alhamdulillah saya merasa nyaman dengan perkerjaan itu, sampai sampai saya lupa dengan niat saya untuk mendapatkan kesempatan "Yang Pertama" yaitu kuliah.

Setelah bekerja sekitar setahun, saya kembali mengejar niat saya untuk kuliah dan akhirnya datang dari Allah SWT. Kesempatan itu melalui Yayasan Munashoroh Indonesia (YMI). Tanpa berpikir panjang akhirnya saya mengambil kesempatan itu dan meninggalkan "Yang Kedua" (pekerjaan saya).

Bersyukur tiada henti. Alhamdulillah saya sekarang sudah kuliah memasuki semester 3.

Nah bagi teman-teman yang masih dalam dalam tahap belajar, jangan sampai tergoda dengan yang lain, teman-teman harus fokus dengan tujuan yang sudah menancap di hati, untuk terus menimba ilmu sampai akhir hayat sesuai ajaran islam.

Sebelum datangnya kesempatan kepada kita untuk melanjutkan sekolah/kuliah, apalagi misalkan ekonomi keluarga kita tidak mencukupi untuk melanjutkan sekolah/kuliah, kita jangan putus asa.

Percayalah kepada Allah SWT bahwa semua pasti ada jalan keluarnya, yang penting kita terus berusaha dan berdoa untuk itu semua.

Tapi untuk menunggu "Yang Pertama" kita boleh saja pergi bekerja kemana saja dan apa saja yang penting halal.

Jika kita sudah mendapatkan pekerjaan, jangan sampai keenakan bekerja sampai lupa niat awal. Harus ingat niat awal kita untuk menimba ilmu, karena jika kita tidak ingat dengan niat kita yang awal pasti kesempatan untuk sekolah/kuliah tidak akan datang, walaupun datang pasti kita abaikan karena sudah nyaman dengan penghasilan yang didapat sendiri.

Terimakasih. Semoga memotivasi.

Bersama Gen Muda YMI
Memahat Peradaban dengan Menulis
CP. Hamidah Nur Azizah +62.853.8034.1248

0 Response to "Jangan Lupakan "Yang Pertama" Demi "Yang Kedua""

Post a Comment