Berlari Jauh dan Melihat Kebelakang

Oleh Faqih Fiddien (Mahasiswa STEI SEBI)

Impian dari setiap orang tentu banyak, baik impian jangka pendek, maupun impian untuk masa depan yang panjang. Impian itu adalah suatu hal yang pasti ada dari setiap orang, sehingga didalam kehidupannya setiap orang akan merangkai impian itu dan merasakan kepuasan di dalamnya jika impian itu bisa tercapai. 

Dalam meraih impian itupun tentunya banyak sekali halangan, rintangan yang akan datang dalam meraih impian itu sendiri. Tentunya dalam menghadapinya tidak akan mudah, dan dalam meraih impian itupun tidak dalam waktu yang singkat, akan tetapi dalam meraih impian itu sendiri perlu adanya perjuangan yang keras, dan butuh waktu panjang untuk melewatinya dalam waktu yang lama.

Ketika impian seseorang sudah tercapai, maka setiap orang akan berupaya menggapai impian yang lain, satu tercapai yang lain terangkai, terus berulang seperti itu. Semua orang ingin melakukan hal yang sama, akan tetapi disini juga ada beberapa dari mereka yang belum bisa meraih impian itu. 

Disinilah nantinya yang akan bisa kita lihat seberapa peduli mereka yang sudah menggapai impiannya dengan mereka yang belum bisa meraih impian yang mereka rangkai. Apakah akan berlari jauh tanpa melihat yang berada dibelakang, atau mereka akan berlari jauh dan akan tetap melihat apa yang ada dibelakangnya. 

Berlari jauh dengan tidak melihat yang berada dibelakangnya, itu menandakan kepedulian mereka terhadap seseorang yang berada dibelakangnya belum tumbuh. Dan disinilah yang nantinya akan membawa seseorang yang berhasil akan terus berlari hingga dirinya benar-benar merasa puas terhadap impian yang telah tercapai tanpa melihat bahkan peduli dengan orang yang berada dibelakangnya.

Menumbuhkan kepedulian itu sangatlah penting, sehingga ketika seseorang itu mampu meraih impiannya, dirinya mampu melihat apa yang ada dibelakangnya. Disinilah dari setiap orang harus mampu berlari jauh dengan tetap melihat apa yang ada dibelakangnya, agar semua orang mampu untuk meraih impian masing-masing dengan ada rasa kepedulian dari setiap orangnya.

Berlari pelan bersama-sama atau berlari cepat tak lupa belakang, kalimat yang harus ditanamkan untuk semua orang agar ketika dirinya mampu mengukir mimpi dilangit, dirinya tetap mampu melihat batu yang ada di bumi. Peduli terhadap seseorang dalam meraih impian agar tercipta persaudaraan hingga kesuksesan mampu diraih secara bersama-sama. #

Bersama Gen Muda YMI 
Memahat Peradaban dengan Menulis

0 Response to "Berlari Jauh dan Melihat Kebelakang "

Post a Comment