Pilih Kuliah, Kerja atau Menikah

Oleh Hamidah Nur Azizah (Gen Muda YMI)

Apa kabar sahabat-sahabatku yang baru lulus SMA. Lagi galau kah..... Hehehe

Akan sampai kapan galaunya?

Yuk baca kisah singkat seorang wanita sederhana berikut ini (kisah nyata).

"Aku terlahir dari kedua orangtua yang hidup sederhana. Hidup dengan didikan mereka yang keras berbalut kasih sayang. Ketika SD aku dikira gundul dan borokan (kudis di kepala) karena satu sekolahan hanya aku yang memakai jilbab. Ketika MTs aku sering dibuli karena pendiam, lulus MTs ayahku wafat. Ketika SMA aku pernah berhenti sekolah 6 bulan karena kebijakan ibuku.

Perihnya masa-masa itu tidak bisa kugoreskan dengan kata-kata lagi. Karena kepedihan itu sudah kuubah menjadi rakitan-rakitan alat yang akan kugunakan untuk mencapai sukses, sukses dunia akhirat. Aamiin.

Lulus SMA, menjadi satu-satunya anak perempuan yang kini menjadi yatim, aku berfikir bagaimana agar aku tetap bisa menjaga ibuku juga adik-adikku, tholabul ilmi, dan tetap kerja.

Aku coba kuliah jalur SNM dan SBM PTN, semuanya tidak lulus. Akhirnya aku bertekad ke Jakarta untuk kuliah, Alhasil Alhamdulillah rezekiku diterima di salah satu kampus swasta dengan beasiswa full 100%. Saat kuliah, aku bisa sambil menghafal Al-Qur'an dan muroja’ah kitab.

Aku juga jualan pulsa, nasi kuning, gorengan, es teh, kopi, kaus kaki, jilbab, ciput, celak, semuanya sudah pernah kulakukan. Bulan Ramadhan aku buka bersama dengan anak-anak yatim di berbagai desa sekaligus memotivasi mereka. Libur kuliah, aku pulang ke kampung halaman, kemudian kerja di tempat penitipan anak. Kata ibuku, harus dimulai dari sekarang berdoa memiliki jodoh yang sholeh. (Ini baru satu tahun perjalanan kuliahku)."

Sahabat YMI....

Masya Allah.... Gadis itu selepas lulus SMA bisa tetap semangat melanjutkan pendidikannya, bahkan bisa bekerja, mengaji, berkomunikasi baik dengan keluarga dan teman-temannya, juga secara tidak langsung sedang memperbaiki diri agar mendapat jodoh yang sholeh.

Jadi, masa lalu akan menjadi guru terbaikmu jika menyikapinya dengan dewasa. Sudah, jangan galau lagi. Segera pikirkan matang-matang, jangan biarkan kesempatan-kesempatan itu hilang begitu saja ditelan waktu, karena sejatinya waktu terus berputar mendekati kematian.

Semoga bermanfaat. 

Bersama Gen Muda YMI 
Memahat Peradaban dengan Menulis 
Ayo Menulis. CP. 0812.881.50.526 (WA) 

0 Response to "Pilih Kuliah, Kerja atau Menikah "

Post a Comment