Membangun karakter Anak Asuh YMI melalui Seven Esential Life Skill

(Sebuah Wacana Pola Pendidikan Anak Asuh YMI)

Oleh : Subhan Salim, S.PdI (Ketua YMI Cirebon) 

Yayasan Munashoroh Indonesia (YMI) sejak berdiri sudah berkomitmen untuk berkecimpung dalam dunia dakwah sosial salah satunya adalah pembinaan anak asuh di pelosok desa. Dalam program Anak Asuh, tidak hanya menyantuni tetapi juga membina. Pembinaaan anak asuh dalam perjalanannya sudah melewati berbagai tantangan dan rintangan sehingga sudah teruji bisa tetap eksis sampai sekarang. 


Program pembinaan anak  asuh dengan penerapan Seven Essential life skill (buku best seler Ellen Galinsky) pembinaan lebih optimal dan mewujudkan anak asuh yang tidak hanya sholeh tetapi anak asuh yang siap memimpin di masa depan. Seven Essensial Life Skills penting sekali ditanamkan serta ditingkatkan dalam diri Anak Asuh  supaya dapat memilah serta memilih yang baik bagi dirinya serta memiliki prinsip yaitu berani mengatakan tidak untuk sesuatu yang buruk. Sehingga diharapkan peserta didik bisa menjadi calon pemimpin yang memiliki 7 keterampilan hidup yang baik, yaitu : 
1. Kontrol Diri (Focus and self control) : Mampu fokus dalam tujuan tertentu dan mampu mengendalikan diri menghindari sesuatu dan melakukan yang akan mempengaruhi tujuan dalam hidupnya. Anak asuh di motivasi untuk mempunyai tujuan kedepan (cita-cita) sehingga kedepan mempunyai masa depan yang terbaik.


2. Pengambilan Persfektif (Persfectif taking). Skill ini mengasah empati Anak Asuh dalam memahami cara berfikir untuk memahami orang lain, dari cara berfikir perasaan dengan demikian dapat menghindari konflik dengan orang lain. Semakin terdidik dengan skil ini anak Asuh semakin memaklumi dan memahami orang lain.
3. Berkomunikasi (Communicating). Tidak hanya berhubungan dengan yang lain tetapi berkomunikasi dengan tepat sehingga tidak terjadi salah paham.
4. Membangun Koneksi (Making connection). Membuat relasi dengan yang lain sehingga bisa membangun relasi memahami perbedaan menjadi suatu hubungan yang berkesinambungan sehingga menjadi satu kesatuan.
5. Berfikir kritis (Critical thinking). Mengasah anak asuh untuk berfikir kritis sebab akibat apa menyebabkan apa dengan berpikir kritis membuat semakin cermat dalam mengambil keputusan dan tindakan. Dengan skill ini anak asuh mampu membedakan mana yang benar dan salah.
6. Berani Menerima Tantangan (Taking on challenges). Hidup ini penuh dengan masalah dan ujian. Orang yang sukses adalah ia yang mampu melewati masalah dan ujian dalam hidupnya. Anak asuh di berikan gambaran kesulitan kehidupan siapa yang berani menaklukan tantangan dialah yang berhasil dan sukses.
7. Pembelajaran dengan keterlibatan orientasi (Self directed engaged learning). Tiap hari adalah proses belajar setiap yang didengar di lihat adalah ilmu, tinggal kita memadukan menjadi satu kepaduan sehingga Anak asuh menjadi pembelajar mandiri.

Demikianlah mengenai pembangunan karakter dengan Seven Essential Life Skill Anak Asuh YMI harapan kedepan mereka menjadi para penerus pemimpin yang tidak hanya solih tetapi tangguh dan visioner.

Bersama YMI 
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa 
Ayo Jadi Orang Tua Asuh 
CP. 0812.881.50.526 (WA) 

0 Response to "Membangun karakter Anak Asuh YMI melalui Seven Esential Life Skill"

Post a Comment