Inspirasi dari Semut

Oleh : Mujadid Fauzan Salim (Gen Muda YMI)

Semut itu mungil, kecil, tapi ia bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Lihatlah saat sekelompok semut berjalan merayap di dinding-dinding rumah. Tak ada semut yang berjalan sendirian. Berjalan berurutan dalam barisan teratur. Semut senantiasa berada dalam komunitasnya. Sadar akan pentingnya kebersamaan. Bukan karena tubuhnya yang kecil dan lemah, tapi karena sadar bahwa kekuatan perlu dibangun dalam kebersamaan.

Semut selalu bergerak ke depan, mencari makanan bukan hanya untuk sendiri. Makanan yang mereka peroleh dikumpulkan bersama untuk persiapan musim dingin. Pekerjaan yang mereka lakukan bukan untuk diri sendiri, bukan untuk mendapatkan jabatan atau pun mencari popularitas.

Semut bukan binatang yang malas. Lihatlah lagi sekelompok semut yang sedang bergerak di dinding rumah, tidak ada semut yang berdiam diri. Semut terus bergerak, tak berhenti seperti apapun hambatan yang dihadapi. Tak mundur meskipun rintangan semakin berat, jalanan makin terjal menanjak. Ibarat manusia, maka semut itu seperti seorang aktivis dakwah yang tak pernah lelah berkarya.

Dalam bekerja, banyak semut yang gugur dalam tugas. Tidak semua semut dapat menikmati hasil dari kerja kerasnya. Meskipun begitu, tak ada semut yang berkhianat kepada koloni. Tidak pernah terjadi seekor semut hitam, karena kecewa, lalu pindah ke koloni semut merah.

Tak ada semut yang mutung, ngambek, ngeyel, ngedumel. Semua bekerja dalam barisan sesuai tugasnya masing-masing.

Dititik inilah, semut mengajarkan banyak inspirasi kepada kita, agar kita menjadi pekerja keras dan memberi manfaat kepada orang lain. Jangan pernah berhenti berkarya, jangan berhenti belajar, jangan mundur saat menghadapi rintangan. 

"Jangan engkau hargai dirimu, kecuali dengan surga. Sebab, jiwa orang yang beriman itu mahal. Tapi sayang, banyak manusia yang menjual dirinya dengan harga murah." (Imam Hasan Al-Bashri, Ulama Salaf). #

Bersama Gen Muda YMI 
Memahat Peradaban dengan Menulis 
Ayo Menulis, CP Hamidah 0853.8034.1248

0 Response to "Inspirasi dari Semut "

Post a Comment