Kisah Nyata Guru Ngaji Kehabisan Bensin di Cirebon

Oleh : Subhan Salim (Ketua YMI Cirebon)

Sebaik-baik kisah adalah kisah yang bisa menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. 

Semoga Allah Azza wa Jalla meridhai sahabat yang mulia, Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu anhu yang mengungkapkan hal ini dalam ucapannya, “Orang yang berbahagia (beruntung) adalah orang yang mengambil nasehat (pelajaran) dari (peristiwa yang dialami) orang lain.” (HR. Muslim no. 2645).

Setiap hari setelah isya ada satu kegiatan yang dilakukan seorang guru ngaji yaitu mengajar ngaji ke rumah-rumah. Kali ini tempatnya agak jauh dan tidak ada angkutan umum yang menuju rumah tujuan, sehingga harus menggunakan sepeda motor. 

Dengan sedikit bingung karena guru ngaji ini belum punya kendaraan sepeda motor, akhirnya ia meminjam motor punya temannya. Ketika dilihat ke indikator bensin jarum menunjukan sudah limit, yaitu hampir menunjuk ke merah. Ini tandanya bensin akan habis. Guru ngaji itu pun bingung, karena ia tidak punya uang sedikit pun dan merasa malu kalau harus minjam uang ke temannya karena sudah di bantu dipinjami motor. "Masa sih harus minjam uang juga buat beli bensin," pikirnya. 

Berangkatlah guru ngaji tersebut dengan hati khawatir kalau di tengah jalan bensinnya habis dan harus di dorong. Sambil berdoa dan berharap kepada Allah semoga bensinnya kuat sampai tujuan. Alhamdulillah sampailah guru ngaji tersebut di tempat ia mengajarkan ngaji.

Singkat cerita selesailah pengajiannya dan ia pun bergegas pulang, kagetlah si guru ngaji ketika melihat indikator bensin yang sudah menunjuk ke warna merah. Ini artinya sudah habis bensinnya. Dia inget lagi masalah bensin yang sempat terlupakan. 

Lalu dinyalakan mesin motor tersebut. "Alhamdulillah masih bisa nyala," ujar guru ngaji. Naiklah guru ngaji dengan bensin yang sudah limit, dengan hati penuh kekhawatiran  dan pasrah. Maka berdoa si guru ngaji "Ya Allah Kau-lah pencipta langit dan bumi beserta isinya, Kau-lah Yang Maha segalanya, bukan hal sulit bagi-Mu untuk menghidupkan yang mati, begitupun dengan motor ini.

"Ya Allah hidupkan terus motor ini sampai pulang," gumam sang Guru Ngaji. Dalam perjalanan pulang, terjadilah sesuatu yang dikhawatirkan. Motor yang dinaikinya mati dan berkali-kali coba di starter tidak bisa hidup mesinnya, karena bensinnya habis. Terpaksa harus di dorong, padahal jaraknya masih jauh. Di doronglah motor tersebut dengan hati penuh harap ada pertolongan datang. 

Setelah sekian jauh mendorong motor tiba-tiba ada seseorang yang datang dan tanpa basa-basi langsung kasih uang dan orang itu berkata "Ini uang buat beli bensin." Si guru ngaji tadi kaget, "Loh kok tau kalau motornya nggak ada bensin dan saya nggak ada uang buat membelinya," ujar guru ngaji dalam hati.

Padahal secara logika banyak kemungkinan motor mogok tidak hanya kehabisan bensin. Dengan hati bahagia sambil berterima kasih kepada seseorang yang sudah menolongnya dan bersyukur kepada Allah tiba-tiba si guru ngaji meneteskan air mata terharu seakan tidak percaya dengan kejadian ini. Guru ngaji ini kemudian mengisi bensin motornya bahkan bisa penuh, dan ia tidak pamrih saat mengembalikan motor temannya itu dengan bensin yang penuh. 

Dengan kisah diatas kita bisa ambil hikmah dan pelajaran, bahwa :
1. Allah akan menjawab setiap doa kita. Sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur'an.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan  yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah : 186).

2. Siapa yang menolong Agama Allah, maka pasti Allah akan menolongmu. 

Apa yang dilakukan guru ngaji itu adalah dalam rangka mensyiarkan Al-Qur'an dan salah satu jalan menolong Agama-Nya. Allah berfirman dalam Al-Qur'an. 
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (QS. Muhammad : 7 )

Guru ngaji tersebut adalah penulis sendiri. Salam....

Bersama YMI 
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa 
Ayo Jadi Orang Tua Asuh 
CP. 0812.881.50.526 (WA) 


0 Response to "Kisah Nyata Guru Ngaji Kehabisan Bensin di Cirebon "

Post a Comment