Musibah Banjir, Melatih Anak Asuh untuk Berbagi

Musibah banjir yang melanda beberapa wilayah di Jawa Barat belakangan ini dioptimalkan oleh YMI Cirebon untuk melatih anak-anak asuhnya. "Kita tumbuhkan semangat berbagi dalam jiwa anak-anak, pas ada momentumnya," ujar pengurus YMI Cirebon Konipah.

Akhir Februari hingga awal Maret 2018, warga di Cirebon Timur, Losari, Brebes dan di beberapa wilayah lainnya mengalami musibah banjir. "Biasanya kami turun sendiri para pengurus YMI beserta relawan, namun sekarang anak-anak asuh YMI sudah banyak yang besar-besar, mereka harus dibiasakan peka dan peduli terhadap sesama yang membutuhkan," tutur Iffah, panggilan sehari-hari untuk Konipah.

"Kita juga memang punya kesulitan dan kelemahan, tapi ini tak boleh menghalangi kita untuk berbagi dan membantu mereka yang jauh lebih sulit dan membutuhkan bantuan," tambahnya.

YMI Cirebon meluncurkan program Orang Tua Asuh untuk menyekolahkan anak yatim dan dhuafa di desa binaan. Melalui program ini, anak-anak mendapatkan sosok ayah dan ibu yang komitmen untuk menyekolahkan mereka hingga mandiri.

"Berkat program ini, anak-anak binaan kami bisa sekolah, belajar Al-Qur'an, memperoleh berbagai pelatihan dan training. Sekarang mereka kita ajarkan untuk berbagi, agar YMI punya penerus, dan tidak berhenti di generasi kita sekarang," tandas Iffah. Aamiin Ya Allah. #

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 0822.1109.2410 (WA)

0 Response to "Musibah Banjir, Melatih Anak Asuh untuk Berbagi"

Post a Comment