Membuka Pintu Langit, 91 Anak Asuh YMI Lampung Selatan Berdoa di Rumah Qur'an

Berbagai bencana yang melanda tanah air belakangan ini, patut diambil pelajaran oleh para pemimpin bangsa. Tanah longsor, kecelakaan bus, rubuhnya proyek infrastruktur, yang berkali-kali terjadi, tak boleh hanya dianggap sebagai kecelakaan biasa, lalu minta maaf, mengungkapkan rasa prihatin, tanpa ada upaya perbaikan secara teknis maupun moral.

"Sebuah musibah itu harus menjadi peringatan bagi masyarakat dan pemimpin negara untuk berbenah," ujar Ketua YMI Lampung Selatan Iwan Ansori.

Berbenah yang dilakukan bukan hanya secara teknis memeriksa bila ada kelalaian manusia, atau mesin dan sistem yang tidak berfungsi. "Harus juga dibenahi moral bangsa, perkuat keimanan kepada Allah SWT," jelas Iwan.

Diatas kaidah itulah, Ust.Iwan bersama pengurus YMI Lamsel lainnya menggelar doa bersama agar Allah SWT memaafkan kesalahan penduduk negeri ini, memberikan hidayah kepada pemimpin bangsa, dan memberkahi Indonesia.

Dashyat, doa ini dilakukan bersama 91 anak asuh YMI Lamsel yang merupakan anak yatim dhuafa binaan YMI. Untuk membuka pintu langit, agar Allah SWT berkenan mengabulkan doa dan harapan kami.

Doa bersama ini juga didukung oleh tokoh masyarakat dan ulama setempat, juga dalam rangka membersamai Aqiqah seorang donatur YMI yang mendapat karunia Allah SWT. Doa bersama ini diselenggarakan di Rumah Qur'an YMI di Desa Branti Raya, Natar, Lamsel, pada hari Ahad, 11 Februari 2018. Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita semua. #

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP. 0822.1109.2410 (WA)

0 Response to "Membuka Pintu Langit, 91 Anak Asuh YMI Lampung Selatan Berdoa di Rumah Qur'an"

Post a Comment