Kini, Anak-anak Asuh Tak Lagi Phobi Matematika

Matematika. Ini pelajaran yang seringkali ditakuti siswa-siswi di tanah air. Bahkan mungkin di Dunia. Pelajaran matematika identik dengan sesuatu sulit dipahami, bila belum ketemu jawabannya jadi bingung sendiri, malas melanjutkan, lalu jadi Bete (meminjam istilah anak-anak ABG sekarang).

Tak terkecuali anak-anak asuh binaan YMI Cirebon. Mereka adalah anak-anak yatim dan dhuafa di desa yang dibina YMI sejak kecil. “Anak-anak asuh ketika ditanya tentang pelajaran yang paling sulit, mayoritas menjawab Matematika,” ujar pengurus sekaligus Guru Rumah Qur’an YMI Cirebon Konipah.

Iffah (demikian dia disapa) melihat ini sebagai tantangan bagi YMI Cirebon dalam memberdayakan anak-anak asuh. Bersama pengurus YMI Cirebon lainnya, Iffah menyelenggarakan training motivasi khusus belajar Matematika untuk anak-anak asuh.

Motivasi belajar Matematika ini diselenggarakan bersama HIMMKA (Himpunan Mahasiswa Matematika) IAIN Cirebon. “Sekarang anak-anak mulai senang dengan matematika,” ujar Iffah.


Iffah mengungkapkan bahwa sebelumnya anak-anak asuhnya mengatakan matematika itu sulit dan menyeramkan. “Lewat berbagi ilmu dan motivasi ini image bahwa matematika itu menyeramkan terbantahkan, tak lagi phobi akan matematika,” tuturnya.

“Ini merupakan bagian dari pola pemberdayaan yang digulirkan YMI. Setelah sukses dalam program orang tua asuh anak yatim desa, kita perlu mengembangkan program-program pembinaan agar anak-anak tersebut benar-benar terangkat kesejahteraan hidupnya, kelak di masa depan mereka akan menjadi seseorang yang memberi manfaat bagi orang lain serta meneruskan perjuangan YMI, Insya Allah,” pungkas Iffah. #

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh
CP : 0822.1109.2410 (WA/SMS/Telp)

0 Response to "Kini, Anak-anak Asuh Tak Lagi Phobi Matematika"

Post a Comment