Ngamen Seharian di Lampung dapat 11 Juta, Ini Tips dari Bang Zainal



Mengamen. Ini identik dengan uang recehan. Dengan menggunakan alat musik sederhana, seperti gitar dan pianika, atau gallon air mineral yang ditabuh, seorang pengamen sudah dapat menjajakan suaranya di jalanan, perempatan lampu merah, di dalam bis kota, atau dari pintu rumah ke rumah lainnya. Lima ratus, seribu, dua ribu, satu per satu masuk kedalam kantongnya. Yang jelas, semuanya recehan.

Metode mengamen inilah yang diterapkan Bang Zaenal Abidin bersama pengurus YMI Lampung Selatan (Lamsel). Bergerak door to door, menyusuri tikungan jalan, menggenggam proposal yang sederhana, dan mengumpulkan satu demi satu sedekah umat yang terserak lalu menyatukannya dalam kantong kebaikan. “Ini yang bisa kami lakukan untuk mewujudkan tekad membangun rumah singgah untuk anak-anak yatim desa agar bisa belajar Al-Qur’an,” ungkap Bang Zaenal.

Zaenal yang sehari-hari berprofesi sebagai guru ngaji dan membuka usaha menjahit ini menjelaskan, bahwa cara mengumpulkan dana dengan door to door ini disebut “Ngamen” karena metodenya mirip. Hasilnya juga tak terpaut jauh. Ini dilakukan karena sulitnya mencari sumber-sumber dana besar misalnya dana dari pemerintah, akibat panjangnya birokrasi dan maraknya pungli (pungutan liar) di pemerintah baik pusat maupun daerah. “Kita berharap Presiden benar-benar serius memberantas pungli di kalangan birokrasi, agar masyarakat dapat mengakses dana pemerintah dengan lebih berkah,” ujar Zaenal.

Lalu bagaimana bisa seharian “mengamen” ngumpulin sedekah door to door bisa dapat 11 juta? Ini tips yang kita ingin tahu dari Bang Zaenal. “Yang namanya rezeki itu memang datang dari arah yang tak diduga-duga, tapi kita harus punya ikhtiar yang kuat untuk menjemputnya, ini tips pertama,” kata Bang Zaenal.

Yang kedua, sambung Zaenal, kita perlu mengawali aktifitas ngamen dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah, misalnya dengan berinfaq terlebih dahulu dan mendirikan shalat dhuha. “Keutamaan shalat dhuha adalah dicukupkannya kebutuhan kita oleh Allah SWT,” jelasnya.

Dari Abu Darda r.a, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR Hakim dan Thabrani).

Tips ketiga, kita harus yakin bahwa orang yang kita kunjungi juga membutuhkan ibadah sedekah sebagai aktifitas yang memberkahi hidupnya. “Jadi, ketika kita datang kepada seseorang untuk kita minta dia bersedekah, bukan hanya kita yang butuh akan sedekah itu, dia pun butuh bersedekah, karena bersedekah itu akan membuat hidupnya berkah, tak pernah ada cerita orang yang bangkrut karena bersedekah,” ungkap Zaenal.

Ahad yang barokah itu, Bang Zaenal bersama pengurus YMI Lamsel berkeliling dan bersilaturahim ke rumah-rumah, ada beberapa rumah pengusaha yang mereka kunjungi dan memberikan sedekahnya untuk pembangunan rumah singgah anak yatim. Kali ini yang didapat bukan recehan, setelah dihitung, jumlahnya Rp.11 juta. “Barokallahu Fiikum,” pungkasnya. #
 
Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim Di Pelosok Desa
Ayo Jadi Orang Tua Asuh…… CP : 0838.0453.7995 (WA)

0 Response to "Ngamen Seharian di Lampung dapat 11 Juta, Ini Tips dari Bang Zainal"

Post a Comment