Door to Door dan Ngamen pun Dikerjakan, Yang Penting Halal

Untuk berbuat kebaikan, tidak harus menunggu sesuatu yang besar. Kebaikan kecil yang dilakukan terus menerus jauh lebih baik dibanding mengerjakan yang besar lalu berhenti ditengah jalan. Apalagi bila perbuatan besar itu diikuti sifat berlebihan dan sekedar pencitraan.

Kaidah ini menyemangati pengurus YMI Lampung Selatan (Lamsel) untuk terus berkontribusi, mencari dan mengumpulkan dana untuk pembangunan rumah singgah bagi anak-anak yatim dhuafa. "Apapun kita lakukan untuk mewujudkan rencana pembangunan rumah singgah untuk anak yatim dhuafa, yang penting halal dan tidak mengikat," ujar pengurus YMI Lamsel Zaenal Abidin.

Dengan modal semangat untuk door to Door keliling ke tempat-tempat kenalan, Zaenal bersama pengurus YMI Lamsel terus berupaya merealisasikan cita-cita membangun rumah singgah. "Seratus ribu, sepuluh ribu, bahkan seribu rupiah pun Insya Allah kami terima, semoga disitu ada keberkahan, bila kita bersyukur Allah akan tambah lagi nikmat dan berkah-Nya," ungkap Zaenal.

"Istilah yang sering kami gunakan adalah 'Ngamen' yaitu datang berkunjung untuk mengumpulkan dana, meski sedikit-sedikit, pelan-pelan tapi membahagiakan, dan Alhamdulilllah perolehan terus bertambah," tambahnya.

Sepekan kemarin (Minggu ke-2 Oktober 2016), hasil dari upaya pengurus YMI Lamsel membuahkan hasil, terkumpul Rp.1.240.000. "Tidak ada yang tidak bisa, Insya Allah selalu ada jalan bila kita mau terus berikhtiar," tandasnya. #

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim Di Pelosok Desa

Ingin Jadi Orang Tua Asuh..... CP: 0838.0453.7995

0 Response to "Door to Door dan Ngamen pun Dikerjakan, Yang Penting Halal"

Post a Comment