Cara Mengetahui Apakah Hewan Qurban Sudah Mati Disembelih

Daging Qurban bisa menjadi haram, apabila hewan belum mati (setelah disembelih), namun sudah mulai dikuliti, atau kaki sudah dipotong, atau ekornya dipotong. Jika hewan belum mati tapi sudah mulai dikuliti, atau dipotong kakinya, atau dipotong ekornya, maka hewan bisa kesakitan, akhirnya mati karena kesakitan (bukan karena disembelih).

Jika hewan mati karena kesakitan (bukan karena disembelih), maka dagingnya hukumnya haram.

Jika hewan belum mati kakinya dipotong, maka hewan itu haram dimakan.

Dari Abu Waqidi Al-Laitsi ra, dia berkata, Rasullulah SAW  bersabda, "Bagian mana saja yang dipotong dari binatang yang masih hidup, maka itu sama dengan bangkai." (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi).
Cara mengetahui hewan telah mati setelah disembelih adalah dengan menggunakan salah satu dari 3 macam reflek.
1. REFLEK MATA
Gunakan jari tangan kita untuk menyentuh orang-orangan (pupil) mata. Jika masih berkedip maka hewan tersebut masih hidup. Namun jika sudah tidak ada respon, maka hewan telah mati.

2. REFLEK EKOR
Pegang dan geser ekor sapi tersebut ke kanan atau ke kiri. Jika ekornya melawan (ngeyel), maka hewan tersebut masih hidup. Namun bila sudah tidak ada respon, maka berarti hewan telah mati.
Bisa pula dengan memencet ekor sapi. Di ekor sapi ada ujung syaraf-syaraf yang sangat sensitif. Jika hewan masih hidup, maka hewan akan bereaksi saat ekornya dipencet.

3. REFLEK KUKU
Sapi, kerbau, unta, kambing dan domba adalah hewan berkuku genap (ungulata). Di antara kedua kuku kakinya ada daging yang sangat sensitif. Ada ujung-ujung syaraf disitu. Gunakan ujung pisau yang runcing, sentuh/tusuk pelan bagian tersebut. Jika masih ada reaksi menghindar, berarti hewan masih hidup. Namun jika sudah tidak merespon, berarti hewan telah mati.#

Bersama YMI
Qurban Hingga Pelosok Desa

0 Response to "Cara Mengetahui Apakah Hewan Qurban Sudah Mati Disembelih"

Post a Comment