Hukum Menjual Makanan Di Siang Hari Saat Ramadhan

KEPUTUSAN BAHTSUL MASAIL SYURIYAH NU WILAYAH JAWA TIMUR DI PP MAMBA'UL MA'ARIF DENANYAR JOMBANG TGL 29 DHULHIJJAH – 2 MUHAROM / 6 – 8 OKTOBER 1983

Mas’alah :

Bagaimana hukumnya orang Islam menjual / melayani makanan minuman kepada orang-orang yang tidak puasa pada siang hari Ramadhan ?


Jawab :

Haram, sebab terdapat unsur membantu maksiat. Demikian itu kalau diketahui bahwa orang tersebut akan makan pada waktu siangnya, atau ada tanda yang menunjukkan bahwa orang tersebut tidak berpuasa tanpa ada udzur.


Dasar pengambilan :

1.      I’anatu Al Tholibin III / 24


وكإطعام مسلم مكلّف كافرا مكلّفا فى نهار رمضان: وبيعه طعاما علم أو ظنّ أنّه يأكله نهارا.


Terjemah :

Dan seperti memberi makan bagi orang Islam yang mukalaf kepada orang kafir di hari siang bulan Ramadhan (itu haram) dan menjual makanan yang diketahui atau diperkirakan pembelinya atau makan di siang hari bulan Ramadhan (itu juga haram).


2.      Al Syarqowi II / 14


ويعلم ذلك كما قاله: وحرمة إطعام مسلم كافرا مكلّفا فى نهار رمضان وكذا بيعه طعاما عُلِمَ أو ظنّ أنّه يأكله نهارا لأنّه تسبّب فى المعصية وإعانة عليها بناء للقول الرّاجح فى تكليف الكفّار بفروع الشّرعيّة.


Terjemah :

Dan sudah maklum hal tersebut apa yang dikatakan, yaitu : haram bagi orang Islam memberi makanan di siang hari bulan Ramadhan kepada orang kafir (orang tidak berpuasa). Begitu juga haram menjual makanan yang diketahui atau diperkirakan bahwa pembeli akan makan di siang hari pada bulan Ramadhan, karena itu menjadi sebabnya maksiat dan menolong pada maksiat. Berpedoman pada qoul rojah tentang taklifnya orang kafir dengan cabangan syariat.


3.      An Nihayah III / 55

4.      Mirqotussu’ud : 81
------

0 Response to "Hukum Menjual Makanan Di Siang Hari Saat Ramadhan"

Post a Comment