Santuni Anak Yatim, Maka Allah SWT Akan Penuhi Kebutuhanmu



Diriwayatkan oleh Abu Darda' rodhiyallohu 'anhu yang berkata :

أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ رَجُلٌ يَشْكُوْ قَسْوَةَ قَلْبِهِ, قَالَ : أَتُحِبُّ أَنْ يَلِيْنَ قَلْبُكَ, وَ تُدْرَكَ حَاجَتُكَ ؟ اِرْحَمِ الْيَتِيْمَ, وَامْسَحْ رَأْسَهُ, وَأَطْعِمْهُ مِنْ طَعَامِكَ, يَلِنْ قَلْبُكَ, وَتُدْرَكْ حَاجَتُكَ

"Ada seorang laki-laki yang datang kepada nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam mengeluhkan kekerasan hatinya. Nabipun bertanya, Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi." (HR Thobroni, Targhib)

            Hadits diatas menunjukan betapa mulianya seorang yang mau menyantuni anak yatim. Selain hadits tentang orang yang menyantuni anak yatim akan berada di syurga dekat dengan Rasulullah SAW, dan keutamaan-keutamaan lainnya. Maka hadits diatas sesungguhnya dapat menjadi sebuah semangat buat kita untuk konsisten menyantuni, memberdayakan serta selalu dekat dengan anak-anak yatim.

Mari kita simak juga beberapa hadits tentang memuliakan anak yatim. Suatu ketika sahabat Saib bin Abdullah ra datang kepada Rasulullah SAW, maka Rasulullah SAW bersabda kepadanya :

ياَ سَائِبُ انْظُرْ أَخْلاَقَكَ الَّتِيْ كُنْتَ تَصْنَعُهَا فِيْ الجْاَهِلِيَّةِ فَاجْعَلْهَا فِيْ اْلإِسْلاَمِ. أَقْرِ الضَّيْفَ و أَكْرِمِ الْيَتِيْمَ وَ أَحْسِنْ إِلَى جَارِكَ

"Wahai Saib, perhatikanlah akhlak yang biasa kamu lakukan ketika kamu masih dalam kejahiliyahan, laksanakan pula ia dalam masa keislaman. Jamulah tamu, muliakanlah anak yatim, dan berbuat baiklah kepada tetangga." (HR.Ahmad dan Abu Dawud, Shohih Abu Dawud)

Dalam sebuah atsar disebutkan riwayat dari Nabi Daud 'alaihissalam, yang berkata :

كُنْ لِلْيََتِيْمِ كَاْلأَبِ الرَّحِيْمِ



"Bersikaplah kepada anak yatim, seperti seorang bapak yang penyayang." [HR. Bukhori]

Rasulullah SAW bersabda :

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيْمِ فِيْ الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَابَةِ وَالْوُسْطَى وَ فَرَجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

"Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini", Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. (HR. Bukhori)

Tentang hadits ini, Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, "Isyarat ini cukup untuk menegaskan kedekatan kedudukan pemberi santunan kepada anak yatim dan kedudukan Nabi, karena tidak ada jari yang memisahkan jari telunjuk dengan jari tengah."

Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda :

مَنْ ضَمَّ يَتِيْمًا بَيْنَ أَبَوَيْنِ مُسْلِمَيْنِ فِيْ طَعَامِهِ وَ شَرَابِهِ حَتَّى يَسْتَغْنِيَ عَنْهُ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ ......

"Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga." (HR. Abu Ya'la dan Thobroni, Shohih At Targhib)

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk selalu dekat dengan anak yatim.
# Memberikan makan dan menanggung kebutuhan pokoknya
# Mengusap kepala serta menunjukkan kasih sayang kepadanya
# Memberikan beasiswa atau membiayainya sekolah
# Memberikan pendidikan yang ikhlas kepadanya
# Memberikan hukuman dengan lemah lembut bila ia berbuat salah
# Memberikan hadiah berupa buku atau hal-hal edukasi lainnya yang dapat mengembangkan kemandiriannya.

Bersama YMI
Menyekolahkan Anak Yatim Hingga Pelosok Desa

0 Response to "Santuni Anak Yatim, Maka Allah SWT Akan Penuhi Kebutuhanmu"

Post a Comment