Program Unggulan Munashoroh November 2010

Qurban di Desa Tertinggal...

(Para Pequrban akan mendapatkan Foto & Rekaman Video Penyembelihan Hewan Qurban, dan langsung kami kirim ke alamat tempat tinggal Bapak/Ibu/Sdr/i, atau dikirim via email)
•    Meminimalisir penumpukan daging qurban berlebihan dikota-kota
•    Menjaga keseimbangan sosial antara rakyat desa dan warga kota, sehingga akhirnya dapat menghindari eksodus berlebihan warga desa ke kota.
•    Agar warga miskin di desa-desa juga dapat menikmati hari raya Idul Adha dengan berbahagia. 




 

































Kambing A : Rp.700.000
Kambing B : Rp.800.000
Kambing C : Rp.1.000.000
Kambing D : Rp.1.400.000
Sapi Putih : Rp.7.000.000
Hub. 021-994.64.830



Di kota, dengan mudahya seorang fakir miskin duduk di pinggir lampu merah 'menjajakan' kemiskinannya dan mendapatkan uang yang 'lumayan.' Namun di desa, mereka yang bertahan di sana sulit sekali untuk memperoleh kesempatan agar dapat pendidikan layak serta makanan bergizi dengan nutrisi yang tinggi.

PENERIMA DAGING QURBAN ANDA
Ada 6 Desa yang sudah kami garap selama 1 - 4 tahun, untuk disalurkan daging qurban. Mereka adalah keluarga anak yatim dhuafa yang tinggal di desa-desa tertinggal (Anak yatim beserta ibunya / walinya).
1.    Desa Cililitan (Picung, Pandeglang), jumlah Keluarga Anak Yatim Dhuafa  = 66 keluarga
2.    Desa Marga Mulya (Mauk, Tangerang), jumlah Keluarga Anak Yatim Dhuafa = 132 keluarga
3.    Desa Kampung Baru (Babelan, Bekasi), jumlah Keluarga Anak Yatim Dhuafa = 36 keluarga
4.    Desa Tanjung Air (Babelan, Bekasi), jumlah Keluarga Anak Yatim Dhuafa = 32 keluarga
5.    Desa Ciderum Dukuh (Ciawi, Bogor), jumlah Keluarga Dhuafa = +/- 30 keluarga
6.    Desa Bitung Sari (Ciawi, Bogor), jumlah Keluarga Dhuafa = +/- 25 keluarga
Jadi, total keluarga dhuafa di desa-desa tersebut adalah 321 keluarga.

Note : Desa-desa tersebut adalah desa-desa miskin di wilayahnya, misalnya di Pandeglang adalah desa termiskin di Propinsi Banten (menurut pendapatan per kapita). Atau di desa Marga Mulya (Tangerang) yang rata-rata pekerjaannya adalah Buruh Tani.

0 Response to "Program Unggulan Munashoroh November 2010"

Post a Comment